Jumat, 30 November 2012

Dia kah?? Atau ilusi semata??



Dia kah?? Atau ilusi semata??

Dua hari yang lalu aku menghadiri sebuah acara yang diadakan oleh kampus ku, rasanya seperti mimpi bisa berada ditempat itu, dari sekian banyak orang namaku yang terpilih, terima kasih tuhan atas kesempatan yang engkau berikan kepadaku.
Tanpa disengaja aku melihat seseorang yang mirip dengan Dia, cara dia berbicara, sungguh terlihat mirip dengannya. Dan saat itupula aku merasa, Dia kah itu?? Benarkahh?? Apa aku mimpi??
Jantungku seakan berhenti sejenak dan tak dapat mengatakan apapun. Yang aku perhatikan hanya orang itu. Orang itu berjalan dengan sangat sigap menghampiri orang yang memanggilnya dari arah depan. Wajah itu mengingatkan aku dengan wajah Dia.
Maafkan aku yang memperhatikannya, aku tak bermaksud apa apa, aku hanya ingin memastikan, Dia kah? Atau hanya ilusi semataku.
Hingga acara itu berakhir aku tak dapat berpaling untuk melihatnya.
Orang itu dan Dia sungguh sangat mirip, dan saat itu aku berharap orang itu adalah Dia. Ingin sekali aku menyapa dan berbicara dengan Dia, dan Senja..
Senjaku dan Dia tak dapat aku pisahkan dari segudang  memory yang dia tinggalkan dalam pikirku.

Senja , Dia dan Aku


Senja , Dia dan Aku

Pernah aku berpikir, mungkin hanya sampai disini aku dapat melihatnya dengan langsung dan bercakap dengannya. Dia yang , akupun tak tahu apakah dia mengetahui apa yang aku rasa, waktu yang berlalu begitu cepat, aku hanya dapat memandang tanpa sedikitpun berniat untuk memanggilnya agar mencegahnya beranjak dari sampingku didalam pikirku aku mengatakan “jangan beranjak, tetaplah duduk, dan dengarkan kata kataku ini”,  tapi mulut ini terkunci dengan segala alasan yang aku tak  dapat jelaskan.
Dia , begitu sempurna dimata ini, tapi aku?? Aku tak tahu bagaimana dia menilaiku, yang aku tahu dia nyaman ketika berbincang denganku disore senja itu didepan taman. Mungkin aku berdosa karena memandangnya, mungkin aku salah duduk disampingnya.
Senja itu aku habiskan dengan berbincang dengannya tapi tanpa berani mengucapkan sesuatu yang aku rasakan. Ketika dia telah usai menyelesaikan tugasnya ditempatku, maka aku tak memiliki daya dan upaya untuk mencegahnya pergi dan berlalu.
Tuhan , ampuni aku yang memiliki perasaan ini, ampuni aku yang memendam rasa untuknya. Mendengar suaranyapun aku sudah bahagia, terlebih ketika dia berkata “ aku sehat, dan baik-baik saja”. Beruntungnya wanita yang akan mendapatkan kasih sayang darinya, itulah yang sering aku ucap saat bersujud dihadapan sang Ilahi.
Aku tak berani menatap mata saat berbicara dengannya. Semua tentang Dia seakan tak ada habisnya untuk aku ceritakan, senyumnya yang ramah, pemikirannya yang dewasa dan kata-katanya yang selalu memberikan arahan kepadaku. Janji yang sampai kini tak dapat aku tepati adalah melupakannya, dan janji yang belum dia beri adalah mengantarku ke toko buku. Aku sangat suka sekali membaca maka aku hanya meminta dia untuk menemaniku ke toko buku, tapi itu sudah tidak mungkin terjadi dan aku tidak mungkin memintanya.
Dia, kini telah memiliki hatinya sendiri. Ketika aku melihat kenyataan itu, sungguh remuk dan hancur perasaan ini, tapi entah kenapa aku malah merasa bahagia dibalik keterpurukanku.
Aku bahagia ketika melihatnya dapat bersama wanita itu, dan aku bahagia melihat wanita itu dapat berada disampingnya. Saat aku mulai terpuruk kembali aku selalu mengucapkan kata yang menurutku adalah Mantra untukku yaitu “ jika aku dan dia tak dapat bersama, maka aku yakin aku bukanlah yang terbaik untuknya, dan Dia pun sebaliknya bukan yang terbaik untukku, karena aku yakin tuhan menciptakkanku kedunia ini bukan untuk sendiri, tapi akan disempurnahkan dengan hati lain ,yang hingga kini aku tak tahu dimana hati itu.”
Kini sudah hampir 3 tahun aku tak melihat dan hanya berkomunikasi melalui dunia maya, tapi dari pertama aku mengenalnya dan berbincang dengannya sungguh aku tak bisa melupakan Dia, terlalu banyak hal yang menyenangkan ketika bersama dia, walau aku tak memiliki hubungan khusus dengannya, tapi dia telah memberikan warna untukku.
Kini laut telah menjauhkannya dariku , dan wanita itu telah memberikan benteng yang tinggi, sehingga menyadarkanku bahwa “tak seharusnya aku tetap memikirkan 3 tahun yang lalu, karena saat itupun aku tak memiliki hubungan khusus Dia”
Setiap aku mengingat kata-katanya kepadaku, tentang kemuliaan seorang wanita, hati ini seakan runtuh namun aku terus membangunnya dengan keyakinan bahwa kini Dia telah memiliki separuh hati yang ada pada wanita itu. Dan aku tak berhak merebut atau bahkan mencuri hati itu.
Senja sore itu, selalu bermain di pikiranku. Dia yang jauh selalu berada dekat dengan mata ini. Hatiku selalu berharap “ tuhan beri aku kesempatan sekali saja untuk bertemu dengannya lagi dan untuk me gatakan maaf karena aku telah diam diam menyimpan semua memori senja sore itu


                   Dia yang tetap berada dalam memory ini hingga 3 tahun lamanya


Kamis, 01 November 2012

Lirik Lagu Carly Rae Jepsen


 Call Me Maybe Lyrics

I threw a wish in the well,
Don’t ask me, I’ll never tell
I looked to you as it fell,
And now you’re in my way
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
I’d trade my soul for a wish,
Pennies and dimes for a kiss
I wasn’t looking for this,
But now you’re in my way
Your stare was holdin’,
Ripped jeans, skin was showin’
Hot night, wind was blowin’
Where you think you’re going, baby?
Hey, I just met you,
And this is crazy,
But here’s my number,
So call me, maybe?
It’s hard to look right,
At you baby,
But here’s my number,
So call me, maybe?
Hey, I just met you,
And this is crazy,
But here’s my number,
So call me, maybe?
And all the other boys,
Try to chase me,
But here’s my number,
So call me, maybe?
You took your time with the call,
I took no time with the fall
You gave me nothing at all,
But still, you’re in my way
I beg, and borrow and steal
At first sight and it’s real
I didn’t know I would feel it,
But it’s in my way
Your stare was holdin’,
Ripped jeans, skin was showin’
Hot night, wind was blowin’
Where you think you’re going, baby?
Hey, I just met you,
And this is crazy,
But here’s my number,
So call me, maybe?
It’s hard to look right,
At you baby,
But here’s my number,
So call me, maybe?
Hey, I just met you,
And this is crazy,
But here’s my number,
So call me, maybe?
And all the other boys,
Try to chase me,
But here’s my number,
So call me, maybe?
Before you came into my life
I missed you so bad
I missed you so bad
I missed you so, so bad
Before you came into my life
I missed you so bad
And you should know that
I missed you so, so bad
It’s hard to look right,
At you baby,
But here’s my number,
So call me, maybe?
Hey, I just met you,
And this is crazy,
But here’s my number,
So call me, maybe?
And all the other boys,
Try to chase me,
But here’s my number,
So call me, maybe?
Before you came into my life
I missed you so bad
I missed you so bad
I missed you so so bad
Before you came into my life
I missed you so bad
And you should know that
So call me, maybe?

Apa itu ? DISLEKSIA , mari baca

Awalnya pas lagi belajar dikosan, temen gue sempet ngetes ngebaca kertas yang ada tulisannya tapi dari depan kaca, gue coba lah, dan ternyata gue lancar. Menurut artikel yang pernah dia baca, itu salah satu gangguna Disleksia. Gue sempet bingung, apa itu Disleksia. Kepo lah gue, mulai deh search search tentang Disleksia. Pas baca artikelnya juga emang aga bingung, apa iya gue termasuk orang pengidap Disleksia, tapi pas gue search kayanya ga ada artikel yang mengatakan cara mengetes seseorang itu terkena Disleksia dengan ngebaca kertas dari cermin, tapi ga tau juga apa mungkin gue belom nemuin artikelnya.
so Ini beberapa Artikel yang gue dapet dari kegiatan Search gue, semoga bisa membantu guys

Disleksia (Inggris: dyslexia) adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis.
Kata disleksia berasal dari bahasa Yunani δυς- dys- ("kesulitan untuk") dan λέξις lexis ("huruf" atau "leksikal").
Pada umumnya keterbatasan ini hanya ditujukan pada kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis, akan tetapi tidak terbatas dalam perkembangan kemampuan standar yang lain seperti kecerdasan, kemampuan menganalisa dan juga daya sensorik pada indera perasa.


Terminologi disleksia juga digunakan untuk merujuk kepada kehilangan kemampuan membaca pada seseorang dikarenakan akibat kerusakan pada otak. Disleksia pada tipe ini sering disebut sebagai Aleksia. Selain memengaruhi kemampuan membaca dan menulis, disleksia juga ditengarai juga memengaruhi kemampuan berbicara pada beberapa pengidapnya.
Penderita disleksia secara fisik tidak akan terlihat sebagai penderita. Disleksia tidak hanya terbatas pada ketidakmampuan seseorang untuk menyusun atau membaca kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai macam urutan, termasuk dari atas ke bawah, kiri dan kanan, dan sulit menerima perintah yang seharusnya dilanjutkan ke memori pada otak. Hal ini yang sering menyebabkan penderita disleksia dianggap tidak konsentrasi dalam beberapa hal. Dalam kasus lain, ditemukan pula bahwa penderita tidak dapat menjawab pertanyaan yang seperti uraian, panjang lebar.
Para peneliti menemukan disfungsi ini disebabkan oleh kondisi dari biokimia otak yang tidak stabil dan juga dalam beberapa hal akibat bawaan keturunan dari orang tua.

ada dua tipe disleksia, yaitu developmental dyslexsia (bawaan sejak lahir) dan aquired dyslexsia (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca). Developmental dyslexsia diderita sepanjang hidup pasien dan biasanya bersifat genetik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada otak. Disfungsi tersebut berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda-tanda awal disleksia bawaan adalah telat berbicara, artikulasi tidak jelas dan terbalik-balik, kesulitan mempelajari bentuk dan bunyi huruf-huruf, bingung antara konsep ruang dan waktu, serta kesulitan mencerna instruksi verbal, cepat, dan berurutan. Pada usia sekolah, umumnya penderita disleksia dapat mengalami kesulitan menggabungkan huruf menjadi kata, kesulitan membaca, kesulitan memegang alat tulis dengan baik, dan kesulitan dalam menerima.[1]
Tokoh-tokoh terkenal yang diketahui mempunyai disfungsi disleksia adalah Albert Einstein, Tom Cruise, Bella Thorne, Orlando Bloom, Whoopi Goldberg, Lee Kuan Yew dan Vanessa Amorosi

Masalah yang Dialami Penderita Disleksia 
1. Masalah fonologi: Yang dimaksud masalah fonologi adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi
2. Masalah mengingat perkataan: Kebanyakan anak disleksia mempunyai level kecerdasan normal atau di atas normal. Namun, mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. 
3. Masalah penyusunan yang sistematis atau berurut: Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu, atau susunan huruf dan angka
4. Masalah ingatan jangka pendek: Anak disleksia mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu yang pendek
5. Masalah pemahaman sintaks: Anak disleksia sering mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang mempunyai tata bahasa yang berbeda.

yang gue alamin adalah gue susah ngebedain huruh f dan v. saking sulitnya kadang gue bilang huruf F adalah bendera. dan V gue ngasih isyarat dengan tangan membentuk V. 
apa itu juga salah satu ciri-cirinya??

karena dari artikel dibawah ini dikatakan 
Ciri – ciri orang yang mengidap dyslexia antara lain sulit memposisikan letak huruf pada sebuah kata atau kalimat, seperti “bola” menjadi “boal”, “aid” menjadi “adi', dan sebagainya. Pengidap dyslexia juga tidak bisa membedakan beberapa huruf yang memiliki bunyi yang sama seperti “B,D,G,H,X,N” dan sebagainya.
       Kebanyakan penderita Disleksia akan menunjukkan ciri-ciri dan perilaku berikut.

Penampilan secara umum
• Terlihat sangat cerdas, IQ tinggi dan pandai berbicara tapi tidak bisa membaca, menulis, atau mengeja di tingkat kelas yang sewajarnya sudah bisa.
• Sering di-cap malas, bodoh, ceroboh, tidak dewasa, ‘tidak mau berusaha’ atau ‘anak bermasalah’.
• Tidak masuk dalam kategori ‘terbelakang/tertinggal’ ataupun ‘cukup buruk’ untuk mendapat perhatian dan bantuan khusus dalam urusan pelajaran dan sekolah.
• IQ tinggi, namun nilai akademisnya jelek; tes lisannya baik tapi tes tulisnya buruk.
• Merasa bodoh, minder/rendah diri, menyembunyikan atau menutupi kelemahan dengan kompensasi strategi yang cerdik, mudah frustrasi dan emosional tentang bacaan sekolah atau pengujian.
• Berbakat dalam bidang seni, drama, musik, olahraga, mekanik, mendongeng, penjualan, bisnis, desain, pembangunan, atau mesin.
• Sering nampak bengong/keluar dari ‘zona alam sadar’ dan sering melamun; mudah tersesat atau bingung dengan waktu.
• Kesulitan untuk fokus; sering tampak "hiper" atau justru "melamun."
• Belajar dengan sangat baik melalui pengalaman, demonstrasi, eksperimen, observasi, dan alat bantu visual.

Sudut pandang, membaca dan mengeja
• Selalu mengeluh pusing, sakit kepala atau sakit perut saat membaca.
• Bingung dengan huruf, angka, kata-kata, urutan, atau penjelasan verbal.
• Saat membaca atau menulis sering melakukan pengulangan, penambahan, transposisi/memindah-mindah, kelalaian, substitusi/penyelipan, dan pembalikan huruf, angka dan kata-kata.
• Mengeluh merasa atau melihat gerakan yang tidak nyata saat membaca, menulis, atau menyalin. Mereka merasa simbol-simbol itu menari-nari dan berlompatan dari satu kalimat ke kalimat yang lain.
• Tampaknya memiliki gangguan penglihatan, namun pemeriksaan mata tidak menunjukkan masalah apapun.
• Terlihat sangat antusias dan jeli, atau tidak memiliki persepsi tentang kedalaman dan penglihatan tepi.
• Membaca dan membaca lagi kalimat yang sama, tapi tetap kurang paham.
• Mengeja dengan terputus-putus dan tidak konsisten.

Pendengaran dan Ucapan
• Memiliki pendengaran yang sangat peka, sering mendengar segala sesuatu yang tidak dikatakan atau tidak jelas bagi orang lain; mudah teralihkan perhatiannya oleh suara.
• Kesulitan menuangkan isi pikiran dalam kata-kata; berbicara dalam kalimat yang tergagap-gagap; meninggalkan kalimat dalam keadaan tidak lengkap/ ‘menggantung kalimat’; gagap di bawah tekanan; salah mengucapkan kata-kata panjang, atau mengubah urutan frase, kata dan suku kata ketika berbicara.

Menulis dan Keterampilan Motorik
• Bermasalah dengan menulis atau menyalin; genggaman pensil tidak biasa; tulisan tangan bervariasi (bentuknya tidak konsisten) atau tidak terbaca.
• Ceroboh, tidak terkoordinasi, lemah di bidang olah raga atau kerja tim; kesulitan dengan tugas dan keterampilan motorik halus dan/atau kasar; rentan terhadap mabuk perjalanan.
• Bisa sangat tangkas, tapi sering bingung membedakan kiri/kanan, atas/bawah.

Matematika dan Manajemen Waktu
• Memiliki kesulitan membaca waktu, mengatur waktu, atau tepat waktu; kesulitan belajar informasi atau tugas yang berurutan.
• Perhitungan matematika menunjukkan ketergantungan pada penggunaan jari dan trik lainnya; tahu jawabannya, tapi tidak bisa menuangkannya di atas kertas.
• Dapat menghitung, namun memiliki kesulitan menghitung objek dan berurusan dengan uang.
• Dapat melakukan aritmatika, tapi gagal masalah penggunan kata, tidak dapat memahami aljabar atau matematika yang lebih tinggi.

Memori dan Kesadaran
• Memiliki memori jangka panjang yang bagus untuk pengalaman, lokasi, dan wajah.
• Memiliki memori yang buruk untuk urutan, fakta dan informasi yang belum pernah dialami.
• Berpikir terutama melalui gambar dan perasaan, bukan suara atau kata-kata (sedikit melakukan dialog internal) seperti yang sewajarnya dilakukan anak-anak.

Perilaku, Kesehatan, Pengembangan dan Kepribadian
• Sangat kacau atau tertib yang kompulsif.
• Bisa menjadi sumber kelucuan dan humor di kelas (badut kelas), bisa menjadi ‘pembuat masalah’, atau malah terlalu tenang.
• Mengalami tahap perkembangan yang terlalu dini atau justru terlambat, seperti berbicara, merangkak, berjalan, mengikat tali sepatu, dsb.
• Rawan infeksi telinga; sensitif terhadap makanan, zat aditif, dan produk kimia.
• Bisa jadi ‘tukang tidur’ atau malah tidurnya sangat singkat; masih mengompol pada usia yang tidak sepantasnya.
• Memiliki toleransi yang luar biasa tinggi atau rendah untuk sakit.
• Memiliki rasa keadilan yang kuat; emosionalnya sangat sensitif; berusaha keras untuk kesempurnaan.
• Kesalahan dan gejala-gejala tersebut meningkat secara dramatis karena mengalami kebingungan, tekanan waktu, stres emosional, atau kesehatan yang buruk.
 http://id.shvoong.com/medicine-and-health/2304298-mengenali-gejala-disleksia-pada-anak/
http://www.wikimu.com/news/DisplayNews.aspx?id=19422
http://id.wikipedia.org/wiki/Disleksia

terima kasih untuk beberapa artikel diatas sangat membantu

TEENAGE DREAM "Katty Perry"

TEENAGE DREAM
You think I’m pretty
Without any make-up on
You think I’m funny
When I tell the punch line wrong
I know you get me
So I’ll let my walls come down, down

Before you met
I was a wreck
But things were kinda heavy
You brought me to life
Now every February
You’ll be my valentine, valentine

Let’s go all the way tonight
No regrets, just love
We can dance until we die
You and I
We’ll be young forever

You make me
Feel like
I’m living a Teenage Dream
The way you turn me on
I can’t sleep
Let’s runaway
And don’t ever look back
Don’t ever look back
liriklagu-top.blogspot.com

My heart stops
When you look at me
Just one touch
Now baby I believe
This is real
So take a chance
And don’t ever look back
Don’t ever look back

We drove to Cali
And got drunk on the beach
Got a motel and
Built a floor out of sheets
I finally found you
My missing puzzle piece
I’m complete

Let’s go all the way tonight
No regrets, just love
We can dance until we die
You and I
We’ll be young forever

You make me
Feel like
I’m living a Teenage Dream
The way you turn me

on
I can’t sleep
Let’s runaway
And don’t ever look back
Don’t ever look back

My heart stops
When you look at me
Just one touch
Now baby I believe
This is real
So take a chance
And don’t ever look back
Don’t ever look back

I might get your heart racing
In my skin-tight jeans
Be your teenage dream tonight

Let you put your hands on me
In my skin-tight jeans
Be your teenage dream tonight

You make me
Feel like
I’m living a Teenage Dream
The way you turn me on
I can’t sleep
Let’s runaway
And don’t ever look back
Don’t ever look back

My heart stops
When you look at me
Just one touch
Now baby I believe
This is real
So take a chance
And don’t ever look back
Don’t ever look back

Tags: katy perry, lirik lagu katy perry teenage dream, download mp3, katy perry teenage dream lyrics, video, album 2010, chord, kord gitar, youtube, music, idm 5.19 build 3 full, 4shared, ziddu.